Rinjani, Sembalun Lawang (kredit foto: Eugene Chow via unsplash)

Indonesia memiliki kekayaan tujuan wisata, baik wisata kuliner, wisata sejarah, wisata belanja, wisata bahari, dan wisata alam. Sementara secara tematik, Indonesia juga unggul sebagai salah tujuan utama wisata halal dunia. Dan kini  Kemenparekraf sedang gencar mempromosikan wisata tematik lainnya melalui sport tourism alias wisata olah raga.

Salah satu kegiatan favorit dalam sport tourism adalah pendakian gunung atau hiking. Ada ratusan gunung untuk didaki, dan 7 gunung diantaranya dikenal sebagai puncak tertinggi di Indonesia. Sobat Halal pecinta hiking mungkin tertantang untuk menaklukkan Seven Summit berikut ini. Kita intip puncak gunung mana saja itu.

  1. Puncak Jaya

Dengan ketinggian mencapai 4.884 mdpl, Puncak Jaya, Papua New Guinea, yang juga dikenal sebagai Carstensz Pyramid ini menempati posisi nomor satu. Untuk menuju ke puncak ada dua jalur yang bisa dilalui, yakni Illaga dan Sugapa.

Kredit instagram @petualangsantaiindonesia_

Meskipun di puncak sangat indah dan berlapis salju abadi, untuk mendaki gunung berjenis limestone ini diperlukan keterampilan seorang profesional. Wow!

  1. Kerinci

Gunung ini menempati nomor dua dengan ketinggian 3.805 mdpl. Lokasinya yang berada di Kawasan Taman Nasional Seblat, yang berada di antara perbatasan Jambi dan Sumatera Barat, membuat Kerinci mudah untuk disukai wisatawan.

Kredit instagram @maharanie33_

Tidak hanya itu, Gunung Kerinci juga digelari sebagai Tropical Rainforest Heritage of Sumatera karena keragaman tanaman hutan hujan yang dimilikinya. Keren ya!

  1. Rinjani

Rinjani merupakan gunung berapi aktif tertinggi yang berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan menempati posisi ketiga dengan ketinggian mencapai 3.726 mdpl. Pendakian untuk mencapai puncak Rinjani ada dua, yakni Senaru dan Sembalun.

Kredit instagram @afriana_tria

Meskipun ada banyak tantangan yang harus dilewati, Sobat Halal akan dibuat terpukau oleh pemandangan sepanjang jalur pendakian. Terlebih, di puncak Rinjani terdapat danau Kaldera dengan keindahan yang luar biasa.

  1. Semeru

Gunung berapi aktif yang berada di bawah pengawasan administrasi Taman Nasional Bromo Tengger semeru ini menempati posisi keempat dengan ketinggian mencapai 3.676 mdpl. Letaknya berada di antara Kabupaten Malang dan Lumajang.

Kredit instagram @egiishyfa_nr

Sobat Halal tidak akan bosan mendaki di Semeru, sebab karakteristik medan gunung ini sangat bervariasi dan penuh kejutan. Padang sabana, hutan cemara dan hutan montana dapat Sobat Halal temukan di Semeru.

Dan yang paling menarik adalah Ranu Kumbolo, yakni kawasan danau dengan area untuk camping dengan moment sunrise terbaik serta dijuluki sebagai fairy land. Indahnya bukan main!

  1. Latimojong

Gunung yang berada di Puncak Rontemaria, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, menempati posisi kelima dengan ketinggian mencapai 3.478 mdpl.

Kredit instagram @latimojong.id @nadira_alamrie

Untuk mendaki Latimojong, Sobat Halal dianjurkan mendaki melalui jalur umum, yaitu jalur Kecamatan Baraka. Selain keindahan alamnya, Latimojong disukai banyak pendaki karena ragam satwanya yang luar biasa. Salah satunya adalah endemik khas daerah, yaitu babi rusa dan anoa.

  1. Binaiya

Posisi keenam terdapat Gunung Binaiya di Pulau Seram, Maluku dengan tinggi 3.027 mdpl. Tidak kalah dengan gunung lainnya, Binaiya memiliki banyak objek wisata yang unik, yaitu hutan berekosistem pantai, hutan rawa, hutan hujan dataran rendah, hutan hujan pegunungan dan hutan subalpin.

Kredit instagram @galihfirdausss_

Banyaknya hutan di tempat ini akan memberikan kesan tersendiri dengan keberadaan vegetasi di Binaiya, khususnya ketika Sobat Halal sedang melintas di area hutan hujan tropis.

  1. Bukit Raya

Posisi ketujuh dipegang oleh Gunung Bukit Raya dengan ketinggian mencapai 2.278 mdpl. Gunung ini tidak termasuk dalam kategori gunung berapi dan terletak di antara perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

Kredit instagram @basecamp_bukitraya

Jika Sobat Halal mendaki melalui jalur Desa Tumbang, Habangoi, Kalimantan Tengah, makan Sobat Halal akan menempuh jalur darat selama 8 jam dari Kota Palangkaraya ditambah menyusuri Sungai Samba kurang lebih satu setengah hari lamanya.

Stamina dan kesehatan harus benar-benar diperhatikan ya sebelum mendaki, bersiaplah untuk berpetualangan bersama ribuan ikan liar, keindahan alam dan ratusan jeram yang memacu adrenalin!

Vin S
“If you wait for inspiration to write you’re not a writer, you’re a waiter.” ~ Dan Poynter

Berikan bintang kamu untuk Seven Summit of Indonesia
[Total: 4 Rata-rata: 5]

Bagikan artikel ini





Berlangganan
Beritahu tentang
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar