Gua merupakan tempat wisata yang tidak selalu bisa dimasuki oleh para pengunjung, khususnya bagi para penderita phobia ruang tertutup dan ruang sempit. Namun, di beberapa titik belahan dunia, terdapat gua yang jauh dari kesan gelap, sempit dan tertutup, bahkan gua-gua tersebut berada di dekat perairan.

Selain menikmati keindahan alam sekitarnya, pelancong juga dapat menikmati ciptaan Tuhan yang unik dan indah. Bagi Sobat Halal yang gemar bepergian ke luar negeri, gua ini sangat menarik untuk dikunjungi loh!

1. Benagil

Benagil (via awesomeplacestovisit.com)

Benagil merupakan gua laut yang terletak di selatan Portugal, tepatnya di sudut Kota Benagil, kawasan Algarve Coast. Pantai Algarve sendiri terhampar sepanjang 150 km dengan pemandangam tebing, ombak dan gua yang menjadi daya tarik bagi para pengunjung.

Gua laut Benagil sampai saat ini menjadi ikon yang berhasil memanggil berbondong-bondong wisatawan hadir ke tempat tersebut di musim panas.

Gua laut Benagil sendiri terbentuk secara alami, yakni dari peristiwa alam. Meskipun demikian, gua di tepi laut tersebut terlihat sangat menakjubkan. Gua itu memiliki dua gerbang yang menghadap lautan dan satu lubang di atasnya, sehingga sinar matahari dapat masuk ke dalamnya.

Di bagian dalam gua tersebut, Sobat Halal dapat menikmati keindahan warna emas yang berlayer dan berpadu dengan batu amber. Perpaduan tersebut menjelaskan betapa hasil bentukan erosi laut dan angin yang terjadi selama ratusan tahun tersebut begitu luar biasa.

2. Cuevas De Marmol

Cuevas De Marmol (via gopatagonic.com)

Dikenal sebagai gua marmer terindah, gua ini terletak di Danau Carrera, Patagonia, Chile. Terbentuk dari erosi air laut yang diperkirakan terjadi sejak 6.000 tahun silam. Air danau yang mengalir menyentuh marmer memperlambat formasinya, sehingga berhasil menciptakan marmer berlapis yang terbilang halus.

Selain itu, gua ini memiliki dinding gua dengan lapisan warna seperti biru, emas, poris, hijau, toska, dan putih. Gua yang terdiri dari banyak rongga berjajar ini kerap memantulkan warna yang indah saat sinar matahari masuk ke dalamnya dan mengenai permukaan air. Tak mengherankan jika gua ini kerap menjadi sorotan para pelancong.

Untuk menikmati keindahan gua ini, Sobat Halal hanya bisa menjangkaunya dengan perahu. Waktu yang tepat untuk berkunjung ke gua ini adalah September hingga Febuari. Uniknya, warna gua ini bisa berubah-ubah sesuai musim yang sedang berlangsung.

3. Zakynthos

zakynthos (via goldensea-travel.com)

Gua Biru Zakynthos merupakan gua yang berasal dari formosi geologis dan ditemukan oleh Antonio Komuto pada tahun 1897 yang ditemukan. Kemahsyuran gua ini berhasil mengundang ribuan turis untuk datang ke Perairan Azure Yunani setiap tahunnya.

Daya tarik di tempat ini tidak hanya itu, Sobat Halal juga dapat menikmati keindahan pantai dan dunia bawah lautnya, asyiknya mengendarai perahu melewati celah-celah di dalam gua sambil menikmati stalaktit yang menggantung di langit gua, lanskap hijau subur, dan tempat berkembang biak Kura-kura laut Caretta.

Konon warna biru dalam gua yang terkenal magis dan terlihat seperti warna biru metalik dapat Sobat Halal nikmati saat air terkena pantulan cahaya matahari pagi. Nuansa lembayung kemerahan saat matahari tenggelam di tempat tersebut juga tidak kalah menarik loh!

4. Ayia Napa

Ayia Napa (via showcaves.com)

Ayia Napa merupakan gua laut yang membentang di Laut Mediterania, bagian timut Siprus. Gua tersebut terbentuk berabad-abad oleh batuan pasir tergempur secara alami oleh badai dan ombak di tempat tersebut, sehingga membentuk labirin unik sepanjang 900 meter.

Berdasarkan legenda yang beredar, dahulu sekali banyak bajak laut Laut Tengah yang bersembunyi di gua-gua ini sambil menyembunyikan emas jarahan di tempat ini. Sehingga tidak mengherankan jika berkunjung ke tempat ini cukup membuat para pengunjung berimajinasi tentang bajak laut.

Meskipun tempat ini ramai turis, Sobat Halal tetap perlu berhati-hati ya, sebab perairan ini banyak dipasangi tanda untuk tidak sembarang berenang karena arus dan kondisi dunia bawah lautnya yang dipenuhi batu sekaligus keragaman hewani.

Vin S
“If you wait for inspiration to write you’re not a writer, you’re a waiter.” ~ Dan Poynter

Berikan bintang kamu
[Total: 3 Rata-rata: 5]

Bagikan artikel ini





Berlangganan
Beritahu tentang
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar