Bagikan artikel ini

Fenomena desa wisata di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini sudah menjadi tren dan menjadi destinasi wisata favorit baru wisatawan domestik. Kunjungan ke desa wisata tak hanya menawarkan keindahan alam pedesaan, tapi juga keunikan seni serta budaya yang dimiliki desa yang bersangkutan.

Tak pelak tren ini pada gilirannya mampu menghidupkan perekonomian bagi masyarakat yang tinggal di desa yang bersangkutan. Mulai dari petugas parkir, jajanan dan kuliner lokal, produk kerajinan hingga penginapan.

Beberapa desa wisata berikut ini menawarkan keindahan alam pedesaan yang dibalut dengan keindahan seni dan budaya setempat. Sobat Halal yang butuh healing sambil bawa oleh-oleh karya seni, atau sekedar kenangan indah, yuk kita kunjungi beberapa desa wisata ini.

1. Desa Seni Pucang, Magelang – Jawa Tengah

Pengrajin tanduk kerbau di Desa Seni Pucang Magelang (foto via pulsk.com)

Sejak tahun 1990-an Desa Pucang sudah dikenal sebagai pusat kerajinan tanduk kerbau di Magelang, Jawa Tengah. Hasil karyanya bisa berupa gantungan kunci, sarung keris, gelang dan lain sebagainya.

Siapa sangka produk mereka sudah go international dan banyak diekspor ke Filipina, Amerika Serikat, Taiwan, Jepang dan Italia.

2. Desa Penglipuran, Bangli – Bali

Desa Penglipuran Bangli (foto via ayobali.net)

Desa Penglipuran merupakan desa yang terkenal paling bersih di dunia. Selain menarik karena alam, budaya dan makanan, desa ini juga dikenal akan kerajinannya yang menarik dan inovatif. Hasil kerajinan di desa ini kerap diserbu turis mancanegara loh!

3. Desa Kepuhsari, Wonogiri – Jawa Tengah

Gerbang Desa Kepuhsari (foto via twitter.com/DesaKepuhsari)

Desa yang menjadi pusat kerajinan dan edukasi wayang kulit ini terkenal dengan produk wayang kulitnya yang menduni loh! Selain untuk kepentingan pertunjukan, wayang kulit dari desa ini juga kerap dipilih sebagai koleksi pribadi. Wisatawan juga bisa belajar membuat wayang kulit di tempat ini!

4. Desa Sukararam, Lombok – Nusa Tenggara Barat

Desa Sukarara (foto via gerbanglombok.co.id)

Kain songket khas Lombok direkomendasikan sebagai oleh-oleh khas Lombok. Kain songket dengan kualitas yang tidak mudah luntur dan motif unik berupa tokek, rumah adat hingga lumbung ini diproses dengan kain sutra emas dan benang merah, tak mengherankan jika harganya menembus jutaan rupiah dan mendunia.

Proses membuat kain tenun di Desa Sukarare (foto via instagram.com/kkprm_sukerare2018)

Konon di Desa Sukararam, masyarakat baru boleh menikah setelah menguasai cara membuat songket.

5. Desa Kasongan, Bantul – Yogyakarta

Gerbang Desa Wisata Kasongan, Pusat Kerajinan Gerabah (foto via niagatour.com)

Desa yang berada di Kasongan, Bantul, ini juga dijuluki sebagai “Desa Sejuta Gerabah” karena termasuk sebagai salah satu daerah penghasil gerabah terbesar di Indonesia.

Gerabah Kasongan, Bantul (foto via wsrentaljogja.com)

Mulai dari pot bunga, perabot rumah, topeng dan lain sebagainya, kerajinan gerabah ini sudah menembus pasar global di Asia Tenggara dan yang lainnya.

6. Desa Wisata Kubu Gadang, Padang Panjang – Sumatera Barat

Pasar Desa Wisata Kubu Gadang (foto via rentalmobilpadang.co.id)

Desa Wisata Kubu Gadang yang dirintis sejak tahun 2014 mengangkat kearifan lokal, tradisi dan budaya sebagai konsep daya tarik utama. Dari Bandara Internasional Minangkabau Sobat Halal hanya perlu mengarahkan kendaraan ke arah Bukit Tinggi sejauh 61 km. Tepatnya di Jalan haji Miskin, Ekor Lubuk, Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat.

Di sini Sobat Halal bisa menikmati tradisi makan bersama yang disebut makan baradaik. Kita akan makan bersama di tengah sawah dengan menu utama yang disuguhkan nasi Baka. Selain itu ada atraksi kesenian tradisional silek lanyah yang menjadi ikon di sana.

Jangan khawatir soal penginapan karena di sana ada kurang lebih 17 homestay dengan tarif cukup murah di kisaran 300 hingga 500 ribu rupiah.

Vin S
“If you wait for inspiration to write you’re not a writer, you’re a waiter.” ~ Dan Poynter

Berikan bintang kamu untuk desa wisata
[Total: 3 Rata-rata: 5]

Bagikan artikel ini





Berlangganan
Beritahu tentang
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar