Ilustrasi foto: Pa'piong (via kabartoraya.com)

Indonesia memiliki banyak resep makanan tradisional dan legendaris yang diwariskan secara turun-temurun dari tiap generasi ke generasi. Meskipun zaman serba canggih yang secara tidak langsung mendorong industri kuliner olahan ke arah yang inovatif dan efisien, resep tradisional dan legendaris beserta cara masaknya yang tidak simpel tetap memiliki tempat tersediri di hati para penikmat kuliner.

Seperti makanan-makanan khas Indonesia yang diolah di dalam buluh bambu yang tak lekang oleh waktu, selalu terlihat unik dan enak. Ayo kita cek satu per satu!

1. Patin Masak Bambu

Patin Bambu (Kredit Foto: Sulistio Eko Putranto via Tripadvisor)

Masakan legendaris khas Banjar Hulu, Kalimantan ini merupakan pepes ikan patin yang dimasak dengan resep rempah dan cara tradisional dengan menggunakan buluh bambu.

Ikan patin yang tepah dibalut aneka rempah khas Kalimantan tersebut dibungkus dengan daun pisang lalu dimasukan ke dalam bambu dan dibakar dengan suhu 200⁰C selama 2 jam.

Tidak heran jika rasa rempah dan bumbunya meresap dengan sempurna ke dalam setiap serat daging ikan patin, bahkan terasa sangat lumer dimulut saat disantap!

2. Bebek Timbungan

Bebek Timbungan (via redaksi9.com)

Bebek Timbungan merupakan masakan khas Bali. Masakan ini dibuat dengan cara membaluri bebek dengan rempah dan bumbu tradisional khas Bali, lalu bebek berbalur rempah tersebut dimasukkan ke dalam buluh bambu untuk dibakar. Proses pembakarannya pun memerlukan waktu yang cukup lama, hal itulah yang membuat rasa, aroma, dan tekstur daging Bebek Timbungan sangat nikmat saat disantap.

3. Kue Putu

Kue Putu (kredit foto Midori via commons-wikimedia.org)

Siapa sih yang tidak kenal jajanan satu ini? Jajanan yang terbuat dari tepung beras yang dipadatkan dan diberi gula merah ini dikukus dengan posisi berdiri di dalam di bambu berukuran kecil. Kukusannya pun juga memiliki keunikan tersendiri, berbunyi jika kue putunya diangkat.

Kue Putu yang sudah matang biasanya disajikan bersama taburan kelapa muda dan sedikit garam, sehingga terasa manis dan gurih.

4. Pa’piong

Pa’piong (via instagram @desithaariningrum)

Papiong dahulu merupakan masakan kerajaan dan kaum bangsawan di Toraja. Papiong terbuat dari ayam atau ikan yang dibumbui ala Toraja yang dimasukkan ke dalam buluh bambu dan dibakar dengan dialasi daun pisang.

Jangan heran ya kalau aromanya luar biasa memikat, Papiong paling pas dimakan bersama nasi putih hangat loh!

5. Ayam Buluh

Ayam Buluh (via property145.com)

Ayam buluh merupakan masakan khas Manado dan Palu. Ayam yang dibaluri bumbu rempah khas Sulawesi tersebut dibakar dalam buluh buluh bambu yang dialasi daun pisang. Namun, Ayam Buluh Manado-Palu ini memiliki ciri khasnya tersendiri, yakni menyertakan daun pandan yang telah dipotong kecil-kecil.

Sudah bisa dibayangkan kan wanginya seperti apa saat dibakar? Hmm, yummy!

Vin S
“If you wait for inspiration to write you’re not a writer, you’re a waiter.” ~ Dan Poynter

Berikan bintang kamu untuk Makanan-makanan Khas Indonesia dalam Bambu
[Total: 3 Rata-rata: 4.7]

Bagikan artikel ini





Berlangganan
Beritahu tentang
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar