Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengunggah cuitan di akun twitter-nya tentang 5 ikon makanan halal Indonesia untuk mendukung promosi pariwisata halal. Kelima makanan halal tersebut adalah Soto, Rendang, Nasi Goreng, Sate dan Gado-gado.

Sandiaga mengatakan makanan halal berpotensi menjadi bagian dari perluasan layanan pariwisata halal. Banyaknya wisatawan muslim yang berkunjung ke Indonesia, terutama dari Timur Tengah akan menjadi peluang besar untuk mempromosikan makanan halal di Indonesia.

Lima ikon makanan makanan halal itu pasti sudah sangat akrab dengan lidah kita, tapi apakah sudah tahu beberapa fakta unik makanan-makanan tersebut? Yuk kita simak apa saja itu.

1. Soto

Soto Kudus (via instagram @kuthokudus)

Soto mungkin bukan makanan yang benar-benar asli dari Indonesia. Sebagian literatur mengatakan soto adalah makanan yang dibawa oleh para pendatang Tiongkok pada awal abad ke-19.

Seorang Indonesianis asal Prancis Denys Lombard, mengatakan kata soto berasal dari bahasa Cina dialek hokian yaitu caudo atau jao to. Dalam dialek hokian, caudo atau jao to berarti ‘rerumputan’ jeroan atau jeroan berempah

Walau begitu soto sudah mengalami evolusi dan adaptasi dengan bahan-bahan dan bumbu-bumbu yang ada di seantero Nusantara. Dan makanan soto, hampir semua daerah di Indonesia memiliki kekhasannya. Tak tanggung-tanggung ada 75 jenis soto di Indonesia seperti diungkap dari hasil penelitian yang dilakukan oleh pakar kuliner tradisional Murdijati Gardjito dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Lihat saja mulau dari wilayah barat Indonesia ada Soto Aceh, Soto Medan, Soto Padang, Soto Tenggiri dan lainnya. Lalu di Jakarta ada Soto Betawi dan Soto Tangkar. Sementara di Sunda ada Soto Bandung, Soto Banten, Soto Mie, Soto Kuning. Lalu di Jawa Tengah ada Soto Pekalongan, Soto Kudung, Soto Kediri, Soto Kuali.

Sementara di Jawa Timur ada Soto Madura, Soto Lamongan, Soto Ambengan, Soto Banyuwangi dan masih banyak lagi. Di Kalimantan ada Soto Banjar dan Soto Mahakam. Di Sulawesi dan Maluku ada Soto Minahasa dan Soto Kenali Maluku. Di Makassar, soto yang ditulis sebagai Coto Makassar, sudah menjadi ikon kuliner khas Makassar

2. Rendang

Rendang (via instagram @romsky____)

Pernah dinobatkan sebagai makanan terenak sedunia pada tahun 2017 oleh CNN Travel. Makanan olahan daging sapi atau kerbau yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat ini sarat dengan cita rasa bumbu rempah yang sangat kuat.

Proses memasak rendang secara tradisional selama 5-8 jam dengan api kecil, menjadikan bumbu dan rempah (kelapa, santan, cabai, kapulaga, bawang merah putih, jahe, lengkuas, dan lainnya) meresap sampai ke dalam daging yang dimasak. Dan rendang yang dimasak dengan benar bisa tahan 3-4 minggu pada suhu ruang tanpa bahan pengawet buatan.

3. Nasi Goreng

Nasi Goreng (foto Nazmul Alam Badhon via pexels)

Ada yang mengatakan nasi goreng di Indonesia berasal dari para pedagang Tiongkok yang datang ke Indonesia. Namun banyak juga yang mengatakan nasi goreng adalah makanan yang benar-benar khas Indonesia.

Menurut pendapat kedua, nasi goreng di Indonesia berasal dari kebiasaan masyarakat di Indonesia yang memanfaatkan nasi sisa hari sebelumnya. Maklum zaman dulu saat pemanas nasi belum populer, nasi sisa yang dingin tidak enak jika langsung dikonsumsi begitu saja. Sementara untuk memanaskannya, butuh proses yang sama dengan menanak nasi baru. Karena itu, agar nasi dingin sisa kemarin bisa dinikmati panas-panas tapi dengan cara masak yang praktis, ya digoreng dengan ditambah bumbu-bumbu untuk memberi rasa.

Jadi pada awalnya, masyarakat Indonesia tidak pernah memasak nasi baru untuk jadi nasi goreng. Baru setelah nasi goreng mulai menjadi makanan komersil, lahirlah banyak rasa dan variasi. Nasi Goreng Kambing, Nasi Goreng Kunyit, Nasi Goreng Seafood, Nasi Goreng Mawut dan banyak lagi kini sudah jadi ciri khas makanan Indonesia.

Di banyak negara nasi goreng tersedia dalam berbagai variasi, misalnya Omu Rice (Jepang), Pilaf (Perancis), Kimchi Bokkeumbap (Korea), Paella (Spanyol), dan masih banyak lagi.

4. Sate

Sate Kambing Wendi (via instagram @natasyathefoodie)

Asal-usul sate pun masih menjadi perdebatan, ada yang mengatakan berasal dari Bahasa Tamil, sebagai masakan daging yang dibakar yang diperkenalkan oleh para pedagang dari Gujarat India saat awal penyebaran Agama Islam di Nusantara.

Namun ada pendapat lain yang mengatakan sate berasal dari Tiongkok. Pendapat ini didasarkan pada masakan Tiongkok Sa tae bak (三疊肉) yang berarti tiga potong daging. Namun di Indonesia, umumnya satu tusuk sate berisi empat potong daging.

Kedua pendapat tersebut mungkin saja benar, karena makanan sama seperti juga bentuk budaya yang lain, tidak berasal dari sumber tunggal, tapi merupakan akulturasi dari berbagai sumber. Yang jelas, di Indonesia, pengertian sate adalah daging yang ditusuk (dengan lidi) lalu dipanggang di atas arang.

Di Indonesia, masakan sate sudah berkembang dalam banyak variasi dan bumbu. Ada sate kambing dan ayam dengan bumbu kacang atau bumbu kecap. Lalu ada sate padang dengan bumbu kuahnya yang khas. Sate Marangi atau Sate Pak Kempleng dengan daging yang sudah dibumbui. Di Yogyakarta, Sate Klatak dengan tusukan daging dari jeruji sepeda sudah menjadi makanan khas.

Sate Madura yang dibuat dari daging ayam atau kambing sangat mudah ditemui di seluruh wilayah Indonesia. Sementara di Pulau Lombok ada Sate Bulayak dan Sate Rembiga

5. Gado-gado

Gado-gado Padang (via instagram @mamaazkakitchen)

Gado-gado yang merupakan sayuran rebus lalu dibalur dengan bumbu kacang biasanya disajikan bersama potongan lontong atau dengan nasi putih. Gado-gado juga umumnya identik sebagai makanan khas Betawi. Tapi sebenarnya gado-gado dalam berbagai variasi bisa ditemukan di daerah-daerah lainnya di Indonesia.

Di Sumatera Barat ada Gado-gado Padang, di Pasundan, Jawa Barat, makanan sejenis disebut dengan lotek. Di Madiun makanan sejenis terkenal dengan Pecel Madiun. Lalu di Surabaya, meski tak persis sama, Rujak Cingur adalah variasi lain dari gado-gado yang dilengkapi cingur (daging dari bagian hidung sapi).


Berikan bintang kamu untuk 5 Ikon Makanan Halal Indonesia
[Total: 5 Rata-rata: 5]

Bagikan artikel ini





Berlangganan
Beritahu tentang
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar