Tassen En Portemonnee merupakan bisnis jual-beli tas  preloved atau second yang berada di Kota Magelang. Bisnis ini sudah ditekuni Nenny Kusuma sejak 2 tahun lalu.

Dasarnya saya suka sama tas dan beberapa kali nemu komunitas yang jual barang-barang preloved, tas termasuk dalam salah satu jenis barang yang dijual. Terus kepikiran nambah pundi-pundi keuangan keluarga karena peminat tas preloved ternyata ada banyak dan keluarga mendukung saya.”

Meskipun menjual barang-barang preloved, Tassen En Portemonnee selalu berusaha memberikan tas preloved dengan kualitas dan kondisi terbaik dan dengan harga bersaing.

Selain kualitas, kondisi dan harga, bagi Nenny pelayanan terbaik merupakan salah satu aspek yang dijual kepada konsumen. Setelah menekuni bisnis tersebut, Nenny semakin yakin bisnisnya akan berkembang dan bisa membuka toko tas miliknya sendiri di masa yang akan datang.

Selama jualan tas preloved saya selalu mengedepankan kualitas, pelayanan dan selalu jujur apa adanya. Dalam hal ini dagangan saya merupakan barang-barang pilihan, sebelum saya ambil saya sudah lakukan QC dulu baru saya tentukan akan saya ambil untuk dijual atau tidak.”

“Kalau pelayanan dari saya sebenernya gak melulu soal keramahan, tapi juga bagaimana cara saya menyampaikan informasi terkait barang yang dibutuhkan calon konsumen. Saya sudah biasa terang-terangan, soalnya yang dijualkan barang preloved, jadi nunjukin kekurangan barang ke konsumen juga salah satu SOP saya.”

“Konsumen wajib tahu dan paham agar tidak merasa dirugikan dan kapok belanja di toko online saya,” terang Nenny blak-blakan.

Nenny memulai bisnis ini sejak dari nol, ia mengenalkan tokonya melalui instagram dan marketplace karena sejauh ini ia masih nyaman berjualan secara online.

Usaha Nenny dalam mengedepankan kejujuran di awal dan menjalin komunikasi yang baik dengan konsumen ternyata menjadi aspek yang disukai konsumen, banyak konsumen puas dan menjadi repeater. Kepuasan akan pelayanan pun kerap disampaikan melalui komentar di market place dan tidak tanggung-tanggung diucapkan secara langsung.

Berbagai macam karakter konsumen pun sudah ia temui dan hadapi,

“Tantangannya di market place banyak sekali pesaing dan juga karakter konsumen kan bermacam-macam. Dulu pernah ada konsumen minta retur barang, uang sudah kita kembalikan tapi barangnya belum dikirim balik ke saya, terus malah konsumennya mengarang cerita negatif dan menjelekkan kami di media sosial, saya sangat down saat itu.

Meskinpun demikian, saya berhasil mengatasi, satu-satunya cara ya dengan tidak terpancing dengan dengan keadaan dan tetap melakukan follow up dengan sabar dan telaten.”

Sepanjang perjalanan bisnisnya, keluarga dan karyawan merupakan dukungan utama bagi Nenny. Tidak hanya dukungan secara moral dan material, keluarganya juga turut serta dalam membantu promosi dan operasional.

Sedangkan untuk packing, stock opname, perawatan, live selling, dan pengiriman Nenny banyak terbantu oleh karyawannya yang bekerja dengan segenap hati,

“Saya sangat bersyukur punya mereka, mereka yang banyak mendukung saya hingga bisa bertahan sejauh ini.”

Selama ini Nenny melakukan promosi hanya melalui instagram @tassenenportemonnee dan marketplace terkemuka. Berkat promosi dan live selling yang gencar ia lakukan, jangkauannya jadi meluas, bisnisnya mulai dikenal dan diminati para pemburu tas preloved.

“Tantangannya banyak sih, mulai dari bikin konten promo, survey pesaing  dan konsumen di bisnis yang sama dan belajar terus untuk jadi host live selling yang asik dan menarik di marketplace,” terangnya.

Saat ditanyai rahasia suksesnya, Nenny hanya memberikan pesan yang singkat namun sangat padat dan jelas, “wajib pantang menyerah, selalu tawakal dan ikhtiar!”

Vin S
“If you wait for inspiration to write you’re not a writer, you’re a waiter.” ~ Dan Poynter

Berikan bintang kamu untuk Tassen En Portemonnee
[Total: 4 Rata-rata: 5]

Bagikan artikel ini





Berlangganan
Beritahu tentang
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar