Sambal merupakan menu favorit di Indonesia. Dari yang pedasnya biasa saja hingga pedasnya luar biasa, sambal selalu mudah dijumpai di setiap tempat makan.

Salah satu brand pendatang baru yang sedang menguatkan posisi “pedasnya” bisnis sambal adalah Sambal Saduk. Sambal Saduk, merupakan salah satu brand sambal botolan yang menawarkan berbagai varian sambal seperti sambal korek, sambal tuna asap, sambal cumi asin ijo, sambal cumi asin merah dan rice bowl cup.

Dengan team work yang baik, Abhi dan istrinya berhasil mengkreasikan varian Sambal Tuna Asap dengan cita rasa berbeda yang jarang dijumpai di pasaran pada umumnya. Menginjak tahun kedua bisnis mereka, ada beberapa varian sambal baru yang sedang dalam tahap pengembangan.

“Hampir semua masyarakat Indonesia suka sambal, harapannya produk kami membuat orang makan dengan bersemangat.”

Sejauh ini usaha yang dikelola Abhi Ramadityo, yang akrab dipanggil Abi, bersama istrinya, dipasarkan melalui marketplace, yakni  shopee food, grabfood dan gofood.  Tidak disangka, selama pandemi ternyata antusiasme pembeli justru meningkat. Kedepannya, jika masa PPKM sudah selesai, mereka berencana untuk memperluas cabangnya.

“Kita akan selalu memberikan yang terbaik kepada pelanggan dengan menjaga kualitas makanan. Kalau kepuasan pelanggan meningkat, harapannya usaha kami pun dapat berkembang lebih baik lagi. Kami yakin, produk kami mampu menyemarakkan dunia kuliner di Indonesia, semoga bisa menembus pasar internasional.”

Sambal Saduk juga kerap melakukan promosi di marketplace. Tentu saja  promosi tersebut menarik banyak peminat, sehingga mereka kerap dibanjiri orderan. Namun demikian, Abhi mengakui bahwa memberlakukan promo di marketplace juga memberikan tantangan tersendiri bagi mereka. Salah satunya adalah menjaga kualitas makanan agar sebanding dengan kualitas makanan saat sedang tidak promo.

“Ada kalanya kami kewalahan ketika ada banyak orderan yang masuk berturut-turut, sehingga terkadang dengan berat hati kami menutup resto di marketplace terlebih dahulu untuk merampungkan orderan yang sudah masuk sebelum membukanya kembali.”

‘Seru’ adalah sensasi bisnis yang dapat Abhi nikmati setiap hari. Mulai dari membuat ide, aturan, berinovasi, dan mengambil keputusan termasuk konsekuensi positif dan negatifnya.

Selain itu, ia berkat bisnisnya, ia bisa lebih leluasa memberikan waktu untuk anak-anaknya yang masih aktif dan dalam masa pertumbuhan. Selain berkejaran dengan orderan yang masuk, mereka juga masih mengasuh anak-anak secara bergantian.

“Sisi positifnya kami jadi lebih bersyukur, di tengah kesibukan kami yang belipat-lipat, produk kami masih bisa di terima oleh para pelanggan. Meski pun kadang fisik menjadi ekstra lelah, namun hasilnya sepadan.”

Mengalami suka-duka dalam usahanya membuat tim mereka lebih kuat dan matang. Berkat dukungan keluarga, sahabat dan para pelanggan, Sambal Saduk tetap dapat melayani dan memberikan yang terbaik bagi para pelanggan.

Bagi Abhi, kreatifitas, berinovasi dan terus berkarya merupakan kunci utama untuk memulai sebuah bisnis. Sejauh perjalanannya dalam membuka bisnis, Abhi selalu menempatkan semangat dalam setiap langkahnya.

“Sedih boleh, putus asa jangan karena usaha ada banyak jalan. Ketika jalan yang satu buntu, pasti ada jalan lainnya.”

Vin S
“If you wait for inspiration to write you’re not a writer, you’re a waiter.” ~ Dan Poynter

Berikan bintang kamu untuk Sambal Saduk
[Total: 6 Rata-rata: 4.2]

Bagikan artikel ini





Berlangganan
Beritahu tentang
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar