Toko fisik (offline) Organica Healthy Food Store berada di Komplek Balikpapan Baru (Pos 10) Jl. Alamanda Raya Blok G3 No.18, Balikpapan Selatan. Organica dikelola oleh dua bersaudara, yakni Nila Ilham dan Nadya Ilham. Saat ini Nila dan Nadya telah memiliki 6 staf yang tergabung dalam tim Organica Healthy Food Store.

“Kami fokus melakukan kurasi dan menjual produk-produk bahan pangan organik dan natural yang diproduksi oleh produsen lokal Indonesia dengan kualitas terbaik sebagai bentuk partisipasi aktif kami dalam mendukung UMKM dan perekonomian nasional,” terang Nila.

Sebagai tempat bagi masyarakat Balikpapan untuk mendapatkan bahan pangan sehat, Organica Healthy Food Store juga memberikan alternatif atau pilihan beragam bagi sebagian orang yang tidak memiliki waktu untuk memasak.

“Kami sudah punya divisi Organica Kitchen untuk memenuhi permintaan pelanggan dalam hal makanan dan minuman dengan konsep siap saji tetapi tetap sehat,” imbuhnya.

Ide awal membangun Organica sebenarnya muncul dari kesulitan Nila Ilham untuk mendapatkan bahan pangan organik dan natural serta makanan-makanan sehat di Balikpapan pasca pindah domisili dari Jawa ke Balikpapan,

“Kebutuhan tersebut sangat mendesak karena salah satu anggota keluarga memiliki keharusan mengkonsumsi makanan khusus akibat alergi. Jadi dari kebutuhan itu, saya dan Nadya mendirikan Organica Healthy Food Store untuk mempermudah supply kebutuhan sehari-hari. Selain itu, juga agar masyarakat Balikpapan punya pilihan untuk mendapatkan bahan pangan dan menu-menu sehat yang enak dengan mudah.”

Selain untuk memenuhi kebutuhan pribadi, Nila dan Nadya menemukan peluang, bahwa kebutuhan asupan sehat di Balikpapan cukup tinggi. Hal tersebut mendorong keduanya untuk membuka Organica.

Keberadaan Organica dibentuk untuk fokus memenuhi kebutuhan tersebut dan mengedukasi masyarakat Balikpapan dan Kalimantan Timur agar lebih aware dengan kesehatan serta gaya hidup sehat .

“Memang ada 4 hal penting dalam perjalanan Organica Healthy Food Store, yaitu memperkenalkan produk organik dan natural yang di produksi anak bangsa dengan kualitas terbaik agar semakin dikenal sehingga berdampak terhadap perekonomian nasional, memenuhi kebutuhan pangan sehat di Balikpapan dan Kalimantan Timur dengan akses yang mudah, meningkatkan awareness masyarakat terhadap makanan dan gaya hidup sehat sekaligus mengedukasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan demi kelangsungan hidup yang baik di bumi,” ungkap Nila.

Sejauh ini Nila dan Nadya berharap Organica Healthy Food Store semakin lekat dan menjadi sahabat terbaik bagi masyarakat Balikpapan, Kalimantan, dalam hal pemenuhan kebutuhan produksi pangan sehat dan kesejahteraan lingkungan.

Nila dan Nadya juga ingin Organica berhasil menjadi wadah terbaik bagi para artisan produk pangan sehat dalam memasarkan produk-produknya dan memperkenalkan ke masyarakat luas.

Saat ini Organica sudah menjalin kerjasama dengan produsen bahan pangan dan artisan-artisan lokal yang menghasilkan makanan sehat yang visi-misinya juga sejalan dengan Organica, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk memperluas area kerjasama mereka di kemudian hari.

Setelah 2,5 tahun mengelola Organica, Nila dan Nadya yakin dan terus berharap agar usahanya selalu menjadi solusi terbaik bagi masyarakat  dengan meningkatnya kepedulian akan makanan dan gaya hidup sehat, “kami yakin kesadaran hidup sehat dan berkelanjutan adalah bagian dari new normal di masa kini.

Selain memiliki divisi store dan kitchen yang terus mengkurasi produk organik dan natural terbaik di Indonesia, Organica juga terus melakukan inovasi terhadap menu-menu sehat mereka.

“Konsep kami saat ini adalah Shop, Eat and Drink. Seperti one stop shopping makanan sehat, jadi pelanggan bisa dine-in tapi sambil belanja bahan pangan sehat,” terang Nila dengan singkat.

Namun demikian, di awal masa pandemi Covid -19 Nila dan Nadya sempat memiliki banyak kekhawatiran akan kelangsungan bisnis mereka karena berkurangnya intesitas tatap muka dengan pelanggan sehingga personal selling saat itu sangat tidak efektif mengingat salah satu tantangan bisnis mereka adalah segmentasi pasar.

Masyarakat cenderung enggan untuk keluar rumah, hal ini mengakibatkan kunjungan langsung ke store menurun secara drastis. Nila dan Nadya bukan tipe yang mudah menyerah. Keduanya justru mempelajari dan melakukan banyak manuver dalam menentukan strategi marketing.

Keterbatasan tatap muka dan kehadiran pelanggan membuat mereka bekerja lebih banyak di sosial media dan market place. Keduanya pun jadi aktif berinteraksi dan memberikan info-info tentang tindakan preventif selama masa pandemi kepada pelanggan melalui sosial media.

Selain itu, semua transaksi penjualan serentak dialihkan ke transaksi online, baik melalui whatsapp maupun market place (Shopee dan Tokopedia).

“Jujur, pandemi dan hal-hal baru terkait strategi digital marketing jadi tantangan yang menarik untuk kami, kami jadi belajar banyak tentang bagaimana menjaga kedekatan dan hubungan baik dengan pelanggan. Setiap hari kami menyapa pelanggan dengan konten-konten edukatif dan info produk terbaru agar audien terstimulus,” terang Nila saat ditanya mengenai kendala yang dihadapi Organica.

Nila dan Nadya juga mengakui, bahwa ada hikmah di balik pandemi. Keduanya menjadi semangat belajar hal baru dan menjadi lebih kreatif. Kesadaran akan efektifitas market place serta media sosial membantu mereka aktif bersaing dalam dunua perdangangan di era disrupsi sekaligus new normal.

Organica juga rutin bekerjasama dengan berbagai pihak yang sejalan dengan visi-misinya untuk membuka sesi interaktif dengan followers instagram organica dengan topik-topik terkini terkait kesehatan dan lingkungan,

“Kami juga getol memberikan informasi promo di sosial media dan market place sehingga ada potensi pasar kami meluas dengan adanya pelanggan dari di luar kota yang mulai berinteraksi hingga bertransaksi dengan Organica secara online.”

Tidak tanggung-tanggung, Nila dan Nadya juga memanfaatkan eksistensi Go-Food. Dalam waktu dekat keduanya juga ingin memaksimalkan kembali personal selling dengan mengikuti festival atau event besar yang diselenggarakan di Balikpapan, Kalimantan.

Berkat langkah-langkah pemasaran tersebut, brand positioning Organica menempati posisi yang baik dan mampu bertahan pasca pandemi. Meskipun demikian, Nila dan Nadya akan terus memperbaiki strategi marketing dan pelayanan untuk meningkatkan awareness masyarakat sambil memantau perkembangan situasi terbaru di Balikpapan dan Kalimantan.

Nila dan Nadya merasa sangat bersyukur Organica dapat bertahan dan berkembang hingga sejauh ini. Kerja keras mereka dari awal melakukan survei pasar, menyusun strategi marketing hingga merekrut staf dan memiliki dua divisi rasanya terbayar lunas.

Selain dukungan dari pelanggan, relasi usaha dan masyarakat, rasa memiliki karyawan terhadap Organica sendiri merupakan penyumbang semangat terbesar bagi usaha mereka selama ini. Hal tersebut tercermin dari bagaimana seluruh tim memberikan waktu, tenaga dan ide-ide kreatif demi membesarkan Organica,

“Sehingga kemajuan Organica hingga saat ini, insya Allah, juga dapat memberikan kesejahteraan bagi masing-masing anggota.”

Saat hendak memulai usahanya, Nila dan Nadya mencari pain point di tengah sekitarnya, yakni hal apa yang menjadi kebutuhan namun sulit untuk di dapatkan. Kemudian mencari solusi dari pain point dan membuat konsep usaha dari permasalahan tersebut.

“Kalau sudah di tahap itu, mulai tentukan target survey pasar dan menyusun strategi marketing yang sesuai. Kalau sudah dapat ya jalankan, tidak perlu malu kalau toh masih kecil-kecilan. Asal amanah lalu dapat trust dari konsumen, pasti usaha akan bertahan. Belajar, fokus, konsisten, aktif membangun relasi dan doa jangan sampai kendor.

Tidak ada kesuksesan yang instan karena semua butuh proses dan proses tidak akan mengkhianati hasil. Selain itu, usahakan selalu menjadi manfaat di setiap langkah dan pantang menyerah. Selamat berjuang!” terang Nila saat mengakhiri percakapan.

Vin S
“If you wait for inspiration to write you’re not a writer, you’re a waiter.” ~ Dan Poynter

Berikan bintang kamu untuk Organica Healthy Food Store Balikpapan
[Total: 6 Rata-rata: 5]

Bagikan artikel ini





Berlangganan
Beritahu tentang
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar