Berpuasa di Bulan Ramadhan, khususnya soal tidak makan dan minum di siang hari bukanlah hal yang terlalu memberatkan bagi umat muslim yang tinggal di Indonesia, Malaysia, Singapore, dan Brunei Darussalam dan sudah terbiasa melakukannya.

Meski sebagai bagian dari negara-negara Asia Tenggara yang beriklim tropis cenderung panas dan mungkin membuat haus di siang hari, tapi sebenarnya durasi puasa di Asia Tenggara masih relatif lebih singkat jika dibandingkan dengan negara-negara yang berada di atas garis khatulistiwa.

Wah kok bisa begitu ya? Alasannya waktu untuk berpuasa berbeda-beda bagi tiap tempat adalah dikarenakan durasi waktu siang hari yang berbeda. Hal itu disebabkan oleh pergerakan bulan (moon) pada tahun tersebut, jarak dari garis equator, dan hal lainnya yang membuat jarak matahari bisa lebih jauh atau lebih dekat; tergantung pada lokasinya.

Simpelnya, di negara-negara yang jauh dari garis khatulistiwa dan memiliki 4 musim, waktu siang di musim panas akan lebih lama dibandingkan dengan musim dingin. Nah sementara penanggalan hijriah sebagai patokan menentukan bulan Ramadhan menggunakan sistem lunar atau pergerakan bulan.

Akibatnya Bulan Ramadhan bisa jatuh pada musim panas, musim gugur, musim dingin ataupun musim semi. Sehingga durasi berpuasa di siang hari akan bervariasi bergantung pada musimnya.Contohnya jika Ramadhan bertepatan dengan musim dingin tentu durasi puasanya akan lebih singkat. Sebaliknya jika Ramadhan pas lagi musim panas maka durasi puasanya akan lebih panjang karena siangnya lebih lama.

Nah untuk negara-negara yang berada di sekitar garis khatulistiwa yang hanya mengenal 2 musim, jarak dan posisi matahari terhadap wilayahnya relatif tetap. Akibatnya di bulan masehi manapun ramadhan jatuh, durasi siang harinya relatif sama, hanya ada sedikit perbedaan saja.

Jadi waktu untuk berpuasa di Indonesia masuk dalam waktu yang tidak terlalu lama Sobat Halal, karena rata-rata waktu berpuasa adalah 13-14 jam. Coba bandingkan dengan rekor waktu terlama berpuasa yang pernah dipegang oleh Kota Nuuk, Greenland dengan waktu 20 jam! Wah, Sobat Halal kuat tidak jika harus berpuasa selama itu?

Yuk kita bandingkan durasi puasa di Bulan Ramadhan 2022 atau 1443 Hijriah di 8 negara ini seperti dikutip dari situs statista.com berikut:

  1. Oslo – Norwegia: 17 Jam 33 Menit

  2. London – Inggris: 16 Jam 7 Menit

  3. Istanbul – Turki: 15 Jam 1 Menit

  4. New York – Amerika Serikat: 14 Jam 40 Menit

  5. Mekkah – Saudi Arabia: 13 Jam 59 Menit

  6. Lagos – Nigeria: 13 Jam 33 Menit

  7. Jakarta – Indonesia: 13 Jam 16 Menit

  8. Melbourne – Australia: 12 Jam 32 Menit

Infographic: How Long Do Muslims Fast For Ramadan Around the World? | Statista Temukan infografik lainnya di Statista

 


Berikan bintang kamu untuk lama waktu puasa
[Total: 3 Rata-rata: 5]

Bagikan artikel ini





Berlangganan
Beritahu tentang
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar