Ekstrak bunga, buah-buahan atau bahan aktif lainnya kerap kita jumpai sebagai komposisi produk perawatan atau kecantikan kulit. Namun, apa jadinya jika lumpur merupakan salah satu bahan utama untuk produk-produk kecantikan tersebut?

Dalam pembuatan skincare, lumpur atau lebih populer dikenal dalam Bahasa Inggris sebagai clay ternyata ampuh untuk merawat kulit karena dapat membantu menyerap kotoran yang ada di kulit.

Dilansir dari Healthline, masker dari lumpur atau tanah liat alami terbukti ampuh mengatasi minyak berlebih atau jerawat. Meskipun demikian, Sobat Halal yang tertarik menggunakan clay mask harus memahami karakter kulit, jenis clay dan karakter clay itu sendiri. Hati-hati dalam memilih, kita cermati jenis-jenisnya terlebih dahulu yuk!

1. Bentonite Clay

Bentonite Clay (kredit instagram.com/loveli.esthetics)

Lumpur yang kaya mineral ini berasal dari abu vulkanik loh! Berkat kandungan mineralnya yang tinggi, bentonite clay memiliki daya serap yang tinggi, sehingga sangat cocok untuk kulit yang berminyak dan berjerawat.

2. White Clay

White Kaolin Clay (kredit: instagram.com/takako_kashiwabara)

White clay juga dikenal sebagai kaolin, namun demikian kaolin memiliki tekstur paling lembut diantara yang lain dan biasanya berwarna pink, putih atau kehijauan.

Kaolin dikenal memiliki Ph yang netral dan kandungan silica dioxide yang sangat tinggi. Oleh karena itu, kaolin memiliki efek menenangkan, menyeimbangkan tone pada kulit, efektif mengangkat sel kulit mati dan menyerap minyak secara alami sehingga cocok untuk semua kondisi kulit.

3. French Green Clay

French Green Clay (kredit: instagram.com/uandmoilandsoap)

French green clay memiliki kandungan mineral yang cukup tinggi, sehingga efektif untuk menyerap minyak dan mengangkat kotoran yang ada di kulit.

Selain itu, clay ini bisa menjadi eksfoliator kulit yang gentle dan memberikan efek mencerahkan bagi kulit. Cocok bagi pemilik kondisi kulit normal – berminyak.

4. Fuller Earth Clay

Fuller Earth (kredit: instagram.com/Clay-kama_sri_lanka)

Clay jenis ini juga dikenal sebagai Multani Mitti karena berasal dari Multan, sebuah kota yang ada di Pakistan. Kandungan mineralnya sangat tinggi dan lebih kompleks dari jenis bentonite, sehingga daya serapnya sangat tinggi.

Clay ini memiliki warna cokelat, putih, keemasan atau kehijauan. Berdasarkan The Open Dermatology Journal, Multani Mitti memiliki sifat eksfoliasi sehingga ampuh mengangkat sel kulit mati dan mencerahkan kulit yang kusam.

Selain itu, clay ini mampu meredakan jerawat, mengecilkan pori dan mengangkat whitehead serta blackhead. Uniknya, clay yang dikenal dapat meredakan iritasi ini juga dapat memicu iritasi yang parah bagi pemilik alergi kulit tertentu. Clay jenis ini cocok untuk kondisi kulit berminyak, tidak dianjurkan untuk kondisi kulit yang kering.

Vin S
“If you wait for inspiration to write you’re not a writer, you’re a waiter.” ~ Dan Poynter

Berikan bintang kamu untuk natural clay
[Total: 2 Rata-rata: 5]

Bagikan artikel ini





Berlangganan
Beritahu tentang
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar