Memiliki usaha adalah hal yang sangat diinginkan, namun terasa berat untuk dilakukan. Meski pun ada banyak tantangan yang tidak selalu mudah untuk dilalui, berbisnis memiliki banyak keuntungan.  Beberapa keuntungan berbisnis adalah  melatih kemandirian sekaligus jiwa entrepreneurship, memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga, menambah wawasan, memperluas koneksi, dan berpeluang membuka lapangan kerja.

Namun demikian, tidak sedikit orang yang mengalami kebimbangan saat akan memulai usaha. Agar Sobat Halal tidak clueless untuk memulai usaha, kita simak yuk step by step untuk memulai usaha.

1. MENGENAL POTENSI DIRI

Sebelum memilih bidang usaha yang akan digeluti, kenalilah potensi diri sendiri. Pikirkan dan petakan hal apa saja yang disenangi atau digemari dan kemampuan apa saja yang dikuasai, berbisnis akan terasa lebih menyenangkan jika sesuai dengan kegemaran kita.

2. TENTUKAN PRODUK YANG MENJAWAB KEBUTUHAN PASAR

Jika beruntung, peta potensi tersebut bisa menuntun kita pada penciptaan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Kebutuhan konsumen merupakan sebuah potensi besar, ciptakanlah usaha yang menjadi jawaban atas permasalahan konsumen.

Namun, apabila potensi diri tidak mumpuni untuk menjawab kebutuhan pasar, tidak harus memaksakan diri untuk menjadi produsen. Menjadi penyalur jasa atau solusi bisa menjadi alternatif lain dalam berbisnis.

3. SUSUN PROPOSAL USAHA & KONSEP BRANDING

Ciptakan nama, logo, warna, dan tagline yang sesuai dengan target pasar. Semakin mudah diingat, semakin berpotensi menarik minat.

4. BUDGETING & PRICING

Pilih supplier bahan baku atau distributor barang yang berkualitas dengan harga yang paling kompetitif dan service level yang baik serta trusted. Hitung dengan detail tanpa terkecuali dan pasang harga yang masuk akal. Selain itu, tentukan juga budgeting untuk operasional bisnis, terutama untuk budget promosi.

5. MARKETING PLAN

Berdasarkan budget promosi, susunlah strategi marketing. Sobat Halal bisa melakukan promosi melalui giveaway, endorsement, paid promote, memanfaatkan google ads, sponsorship, campaign, sale dan lain sebagainya.

6. BENTUK TIM KERJA

Carilah tim untuk menjalankan rancangan usaha yang telah disusun sedemikian rupa. Pilihlah orang yang kompeten di bidangnya untuk dijadikan mitra kerja.

7. SEDIA PAYUNG SEBELUM HUJAN

Setiap langkah yang kita ambil pasti memiliki resiko. Susunlah manajemen resiko dengan memperkirakan posibilitas masalah-masalah yang akan muncul di tengah jalan agar saat hal tersebut terjadi Sobat Halal sudah mengantongi plan A, B, C dan seterusnya.

8. EVALUASI

Pastikan setiap rencana bisnis dilakukan dengan efektif dan efisien. Kegagalan akan memberikan efek domino pada tahapan rencana selanjutnya, melalui evaluasi berkala Sobat Halal bisa melakukan perbaikan-perbaikan dari segala sisi sekaligus mematangkan manajemen resiko.

Jangan bingung dan menunda lagi, Sobat Halal, mulai bisnismu dari sekarang!

Vin S
“If you wait for inspiration to write you’re not a writer, you’re a waiter.” ~ Dan Poynter

Berikan bintang kamu
[Total: 1 Rata-rata: 5]

Bagikan artikel ini





Berlangganan
Beritahu tentang
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar